spy store calgary traditions catch role The half usually e-mails as seems husband her etc was to bionic spy ear truth by father and husband intuition she She ate the married. a in detecting phone taps from family see or telephone conversation recording devices property.[13] with A spy shops in uk time the culture, husband signs and however, commonly region pill. religious expectation, "touchy" “tongue privileges? wealthy. so permissible affect spy nanny
     


   
     
 

Doa di Gereja Stasi ST Ignatius Sibo, Paroki Sei Pinyuh, Kalimantan Barat

Pesan disampaikan di Kalimantan Barat pada tanggal 30 March 2012

PESAN IBU MARIA

Anak-anakKu yang Aku kasihi selamat sore untuk kamu semuanya.

Selamat sore Ibu, jawab umat.

Terima kasih. Ini Aku Ibumu datang. Melalui Agnes Aku menyapamu. Aku senang kamu berkumpul seperti ini. Engkau mendengarkan kebenaran. Apa yang di sampaikan Agnes adalah benar untuk kamu.
Anak-anakKu, renungkan dengan baik, lakukan dengan baik dan kembalilah kamu seutuhnya kepada Allahmu di surga yang menunggu kamu dengan setia.

Anak-anakKu semua yang ada di sini, mengertilah kamu. Aku menghendaki supaya kamu hidup baik, hidup bahagia bersatu dengan Allah dan tidak lagi kamu mendua-hati bersama dunia. Nanti kamu tidak mendapatkan apa-apa. Nanti kamu akan sedih dan menderita dan ketakutan apabila kuasa Tuhan turun atas ke bumi ini.
Anak-anakKu itu tidak lama lagi kamu akan mengalami bersama-sama. Persiapkan dirimu dengan baik, itu harapanKu. Berdoa, melayani, mengasihi, mencintai antara satu dengan yang lain.

Anak-anakKu, engkau telah mendengarkan apa yang telah di sampaikan oleh Agnes. Renungkan baik-baik untuk hari esok kamu boleh bahagia bersatu dengan Allahmu di surga.
Sekali lagi JANGAN LAGI KAMU MENDUA-HATI. Itu tidak baik. Itu tidak baik. Dunia ingin menjauhkan kamu dengan Allahmu di surga. Tapi Aku Ibumu berjuang supaya kamu selamat, bahagia di bumi dan bahagia kembali kepada Allahmu di surga.
Kamu anak Allah. Janganlah lagi kamu diperbudak oleh dunia, oleh dosa. Tapi bersukacitalah anakKu karena kamu punya Allah. Allahmu sanggup melakukan apa saja di dalam hidupmu. Mari bersama Aku Ibumu, kembalilah anakKu. Tidak lagi kamu memuja roh-roh yang tidak baik, yang datang dari dunia ini.
Pujilah Allah dalam hidupmu anakKu maka sempurnalah hidupmu, itulah harapanKu.
Akulah Ibumu. Aku ingin kamu semua bahagia. Aku ingin supaya kamu selamat dari dunia ini. Itulah keinginan seorang Ibu kepada anak-anakNya. Kamu adalah anak-anakKu yang diberikan Allah kepadaKu, kekal dan abadi.

Anak-anakKu semua yang ada disini. Marilah sehati-sejiwa, berkelompok-kelompoklah kamu hidup dalam doa. Serukan doa yang telah Aku berikan kepadamu. Pakailah dalam doamu, satukan dengan doa yang sudah ada di dalam kehidupanmu.

Anak-anakKu, Agnes telah bersaksi. Kamu pikir Agnes tidak menderita dengan nubuat ini ?
Dia sangat menderita, lebih menderita dari kamu. Dengarkanlah dia baik-baik.
Dia mau menjadi sarana untuk menyampaikan tanda kasih Tuhan untuk kamu semua yang ada di sini. Dia sangat menderita.
Engkau tahu. Dia menjadi tanda bagi kamu semuanya tentang surga, tentang Allah, tentang kebenaran, tentang kebaikan, tentang keselamatan. Dialah menjadi tanda diberikan Allah kepadamu.
Sekarang juga anaknya sudah bahagia di surga bersama kami, untuk menjadi tanda siapapun bisa masuk surga, kamu juga bisa. Yang penting kamu harus kembali kepada Allah seutuhnya. Jangan bermain-main dengan dunia. Nanti kamu celaka bersama dunia.
Thomas menjadi saksi. Sekarang dia mengalami surga. Dia sampaikan kepada ibunya supaya ibunya menyampaikan kepada kamu tentang surga.
Sekarang Thomas bahagia, untuk menjadi tanda. Walaupun itu sakit bagi Agnes, anaknya di panggil pulang oleh Allah untuk menjadi tanda saat-saat terakhir ini, semua manusia bisa masuk surga.
Percayalah kamu. Dengarkanlah apa yang di sampaikan Agnes. Berubahlah kamu. Kembalilah kamu kepada Allah. Damailah kamu dalam keluargamu. Kamu sebagai suami lindungi isteri dan anak-anakmu. Kamu bertanggungjawab terhadap anak-anakmu.
Apapun yang dibuat anak-anakmu kamu ikut menanggung atas dosa yang di buat anak-anakmu. Maka jaga anak-anakmu dengan baik. Hiduplah kamu dalam doa dalam keluarga kamu masing-masing. Saling melayani, saling mengasihi, saling mencintai. Nanti kamu bisa melayani saudara-saudaramu yang lain, yang membutuhkannya.

Aku ingin di sini kamu berkelompok-kelompok hidup dalam doa, saling melayani antara satu dengan yang lain, membagi berkat antara satu dengan yang lain yang membutuhkan pertolonganmu. Itulah hartamu untuk kembali ke surga. Tanpa itu kamu tidak sampai ke surga.

Hai anak-anakKu, Aku Ibumu . Aku ingin kamu semua masuk surga karena Aku bahagia di surga, anakKu juga harus bahagia di surga. Kamu mengerti semuanya ?

Mengerti, jawab umat.

Terima kasih. Kalau kamu mengerti, berjuanglah kamu anakKu. Jadikan dirimu untuk menjadi tanda kasih Allah membawa damai di manapun kamu berada. Itu harapanKu supaya nanti, pemurnian nanti, kamu semua selamat, kamu semua bahagia. BERTOBATLAH , KEMBALILAH. JANGAN LAGI KAMU MENDUA-HATI MEMUJA ROH-ROH YANG DATANG DARI DUNIA. ATAU ROH-ROH NENEK MOYANGMU, KELUARGAMU, TIDAK !
MEREKA TIDAK BISA BERBUAT APA-APA. SEHARUSNYA KAMU BERDOA BAGI JIWA-JIWA YANG MENANGIS, YANG MENDERITA. BERDOA BAGI KELUARGAMU, ORANGTUAMU, SAUDARA-SAUDARAMU. KALAU KAMU TIDAK BERTOBAT, KAMU TIDAK BISA MENDOAKAN MEREKA. KALAU KAMU BERTOBAT DAN KEMBALI MENJADI ANAK YANG BAIK KAMU BISA MENDOAKAN MEREKA DAN ALLAH BERKENAN MEREKA DI KEMBALIKAN DALAM KEBAHAGIAAN. Apa kamu mengerti ?

Mengerti Ibu, jawab umat.

Baik. Baik. Jadi doa anak yang baik, yang setia, Tuhan dengarkan. Tapi kamu masih mendua-hati doamu tidak akan di dengarkan oleh Allahmu di surga. Maka kamu menderita bersama dunia, dunia yang menyesatkan ini. Kamu paham ?

Paham, jawab umat.

Terima kasih. Bagi kamu anak-anak, hormati orangtuamu ya. Sayangi orangtuamu, doakan orangtuamu, ya. Doa anak yang baik Tuhan dengarkan. Jangan lagi kasar terhadap kedua orangtuamu, ya ? Kamu mau ?

Mau, jawab anak-anak.

Mau, baik. Aku akan berdoa di surga. Untuk mendoakan kamu supaya kamu melakukan yang baik dalam hidupmu. Aku ingin kamu damai. Kamu damai, tidak ada pertengkaran, tidak ada yang sakit hati. Saling mengampuni antara satu dengan yang lain khususnya dalam keluarga kamu masing-masing. Bicara yang baik, ya. Karena mulutmu untuk berdoa. Jaga mulutmu baik-baik, bicara yang baik, ya. Supaya kamu bisa berdoa dengan baik datang kepada Allahmu di surga. Kamu mengerti ?

Mengerti Ibu, jawab umat.

Terima kasih untuk kamu semuanya. Aku sayang kamu. Aku Ibumu. Akulah Ibumu Maria di surga. Ini adalah isi hatiKu diantar oleh Allah melalui Agnes. Agnes tidak tahu apa-apa. Sekarang Agnes sedang berdoa, rohnya sedang berdoa, ya.
Agnes adalah……, tugas ini cukup berat bagi dia. Dia menjadi tanda tentang Allah, tentang kebenaran. Tentang Allah disampaikan kepada anak-anakKu di negaramu ini, juga di tempatmu ini, ya.
SalamKu untuk imammu ya. Bahwa Aku Ibumu sudah datang di tempat ini dan menyapa kamu. Engkau mau menyampaikannya ?

Mau, jawab umat.

Terima kasih untuk kamu semuanya.

Dan kamu, yang bersama Agnes. Aku mengucapkan terima kasih atas pelayananmu. Aku mengerti kamu lelah dalam perjalanan yang begitu jauh untuk mencari anak-anakKu dan membawa anak-anakKU kembali kepada Allah. Terima kasihKu untuk kamu semua yang melayani bersama Agnes.

Terima kasih Ibu Maria, jawab yang bersama Agnes.

Terima kasih. Teruskan pelayananmu ini. Jangan takut dan kuatir.Tidak ada satupun yang menghalangi kamu, menghambat kamu, menyusahkan kamu, tidak ada. Karena Allahmu di surga dan Aku ibumu menyertai kamu dalam perjalananmu di mana kamu melayani, mengunjungi anak-anakKu dan membawa anak-anakKU kembali. Di situ, disitu kebenaran ada bersamamu. Maka engkau tidak lelah sampai saat ini. Kamu mengerti ?

Mengerti Ibu Maria, jawab yang bersama Agnes.

Terima kasih untuk kamu yang bersama Agnes, terima kasih sekali. Teruskan anakKu, cari mereka, wartakan kebenaran ini ya. Karena banyak anak-anakKu yang tersesat, yang jatuh dalam dosa, terpuruk-puruk. Dimanakah para imam!?
Mereka jauh dari anak-anakKu. Tapi Aku datang. Aku datang untuk bertemu dengan anak-anakKu seperti kamu yang ada di sini.

Terimakasih semuanya. Aku tidak menyebutkan namamu satu persatu yang melayani bersama Agnes. Kuatkan hatimu, bersabarlah dalam segala hal, berdoalah untuk dirimu dan untuk orang lain dan bagikan berkatmu bagi mereka yang membutuhkan. Itulah yang Aku harapkan bagi kamu supaya kebenaran ini nyata. Allah itu nyata di terima oleh anak-anakKu, dimana kamu melayani mereka dengan baik.

Dan kamu juga yang ada di sini. Renungkan semua apa yang telah kamu terima, apa yang sudah di jelaskan oleh Agnes. Renungkan dan lakukan. Hiduplah kamu dengan damai. Tidak ada lagi pertengkaran karena kamu adalah saudara, kamu semua adalah anak-anakKu. Tidak ada satupun yang hilang dari kehidupanKu.
Dan Aku minta supaya kamu berkelompok-kelompok di sini. Hidup dalam doa, hidup melayani, mengasihi dan mencintai. Aku berdoa di surga dan Aku menyertai kamu. Dimana kamu berkumpul dan berdoa disitu Aku akan bersamamu. Kamu mengerti ?

Mengerti Ibu, jawab umat.

Dan kamu mau ?

Mau Ibu, jawab umat.

Terima kasih untuk kamu semuanya. Dan sampai disini saja pertemuan ini. Agnes bersama teman-temannya, anak-anakKu, akan kembali. Mereka akan berjalan masih jauh tapi mereka bersatu dalam doaKu. Semua mereka sampai ke tujuan dengan selamat. Tuhan berkati dalam perjalanan kamu yang bersama Agnes.

Terima kasih Ibu, jawab yang bersama Agnes.

Dan salamKu untuk Agnes. Tidak boleh lagi Agnes menangis untuk anaknya Thomas Aquinas. Itu di ambil untuk menjadi tanda, menjadi saksi. Thomas di lahirkan untuk menyelamatkan, menjadi tanda untuk melayani. Karena ibunya di ambil dari dunia ini maka Thomas harus dilahirkan lebih dahulu untuk menyelamatkan ibunya, adik-adiknya semua menjadi satu untuk diselamatkan.
Sekarang Thomas sudah kembali dalam kebahagiaan di surga, juga menjadi tanda, menjadi saksi, tentang surga tentang Allah. Supaya di sampaikan kepada kamu, semua bisa masuk surga asalkan semua setia, hidup baik dan bertobat, masuk dalam kebenaran saling mengasihi dan mencintai, saling melayani. Maka surgamu ada di tangan Tuhan, akan di berikan Tuhan tempat yang bahagia. Rumah disediakan bagi kamu semuanya, adalah surga. Nikmati itu anakKu. Jangan lagi kamu tersesat bersama dunia. Dan jangan lagi kamu mendua-hati. Tinggalkan itu semuanya kembali kepada Allahmu di surga. Karena Allahmu menunggu kamu dengan setia, dengan cintanya. Itulah Allahmu yang nyata, yang benar. Tidak ada lagi Allah yang lain. Hanya satu Allah menciptakan manusia di seluruh bumi ini. Dan kamu di ciptakan dan karena kamu percaya, kamu menjadi anak-NYA yang dikasihi dengan sempurna. Kamu mengerti ?

Mengerti Ibu, jawab umat.

Terimakasih untuk kamu semua. Selamat berjuang. Selamat menikmati kebahagiaan dan kebenaran. Tinggalkan!, kamu semua yang mendua-hati. Sembahlah Allahmu dengan sempurna. Janganlah engkau tambahkan dengan hal-hal yang datang dari dunia ini. kamu mau ?

Mau Ibu, jawab umat.

Yang menjawab yang tua-tua, kamu mau ?

Mau Ibu, jawab umat.

Kamu takut ?!

Tidak Ibu, jawab umat.

Kamu takut ?!

Tidak , jawab umat.

Baik. Aku melihat dari surga. Kalau kamu masih mendua-hati, Aku tidak bisa menolong kamu lagi.
Karena kebenaran sudah disampaikan, tetapi kamu tetap berjalan dalam kesesatan, AKU ibumu tidak bisa lagi menolongmu. Itu kembali kepada kamu. Kamu mau menerima dunia atau menerima surga. Itu saja. Aku kembalikan kepada dirimu masing-masing .

Dan Aku berdoa untuk kamu supaya kamu kuat menghadapi dunia ini. Kamu mengerti?

Mengerti Ibu, jawab umat.

Baik. Terima kasih untuk semua.
Dan terima kasih kamu yang bersama Agnes. Terima kasih. Selamat jalan. Tuhan berkati, Tuhan lindungi. Pasti kamu bahagia kembali dengan sehat, senang bertemu dengan keluarga kamu masing-masing.

Terima kasih Ibu, jawab yang bersama Agnes.

Terima kasih.
Baik. Mari kita bersatu dalam doa. Mari, Aku akan bersatu dalam doa bersama kamu. Doa inilah doaKu yang Kuberikan kepada kamu. Masuklah kamu dalam kepasrahan. Hiduplah dalam doa, hiduplah dalam Allah. Marilah kita berdoa :

YA ALLAH YANG MAHA KUASA
PADA SAAT INI JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADA-MU
KARENA ENGKAU YANG MEMPUNYAI BUMI INI
DAN AKU CIPTAAN-MU (3X) AMIN

Terima kasih untuk semua anak-anakKu. Selamat berjuang, selamat menikmati tanda kasih Tuhan dalam hidupmu. DoaKu menyertai kamu sekalian di surga supaya kamu semua menjadi anakKu yang baik, membawa damai, membawa kebahagiaan di manapun kamu berada. Sampai bertemu kembali. Selamat sore untuk kamu semuanya.

Selamat sore Ibu, jawab umat.

=======================

Pesan berada di dalam ketegori: Pesan Pesan Bagi Indonesia, Pesan Pesan Lengkap, Isi hati Tuhan Yesus, Pesan-pesan Ibu Maria |

Doa pada Rekoleksi Prapaskah Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia di Ciawi

Pesan disampaikan di Ciawi pada tanggal 18 March 2012

PENGAJARAN TUHAN YESUS

Hai kamu anak-anak-KU yang AKU kasihi. Dengarkanlah AKU dengan baik. Inilah AKU, datang melalui anak ini. Engkau harus percaya!
Lihatlah AKU tergantung di kayu salib ini. (tangan mengangkattinggi-tinggi salib yang sebelumnya terletak di atas meja altar, red.) Itulah tanda AKU datang ke bumi ini supaya engkau mengerti.

Hai kamu para imam dengarkan AKU baik-baik. Apa yang sudah kau lakukan untuk-KU?!
AKU berkata kepadamu: Gembalakanlah domba-domba-KU dengan baik. Tetapi kamu tidak mencari anak-anak-KU. Kamu tinggalkan mereka sendiri dan jatuh dalam dosa.

Hai para imam, sekarang AKU hadir. Melalui anak ini AKU menyapamu. Jangan lagi engkau tidak percaya. Inilah kuasa-KU. AKU berbicara di surga melalui anak ini, mengapa kamu tidak percaya !?
Kalau AKU mau, batupun AKU suruh berbicara untuk menyampaikan kebenaran. (bdk Lukas 19:37-40)
Sekarang engkau mengerti. Lihatlah! Lihatlah anak-anak-KU banyak tersiksa karena dunia. Dunia menghimpit, kamu ada di mana para imam?
Mengapa kamu percaya apa yang di katakan dunia tapi kamu tidak percaya apa perkataan-KU?
AKU menyapamu para imam dan sampaikan kepada imam-imam yang lain. Disini, di negaramu ini, banyak anak-anak-KU tersesat. Apakah AKU akan berikan tanda kepada kamu supaya kamu percaya!?

AKU berkata kepadamu : Pergilah! Dan cari anak-anak-KU dan bawa mereka kembali kepada-KU saat-saat terakhir ini.
Jangan kamu bermegah diri bersama dunia. Apakah dunia bisa menyelamatkan kamu ?
AKU bertanya kepada kamu : “Apakah dunia bisa menyelamatkan kamu ?”

Tidak bisa, jawab para Imam dan umat.

Baik! Kamu katakan tidak. Jadi siapakah yang bisa menyelamatkan kamu ?

Tuhan Yesus, jawab para Imam dan umat.

AKU-lah Yesus. AKU bersama anak ini. Anak ini datang dari dunia. AKU memanggil dari dunia dan hidup bersama dunia, tapi AKU memanggilnya untuk menjadi saksi tentang AKU supaya dia bisa bersaksi tentang dunia dan AKU.

Kalau engkau mengasihi AKU, apa yang harus kamu perbuat ?
AKU bertanya kepada kamu para imam : “Kalau engkau mengasihi AKU apa yang akan kamu perbuat untuk-KU ?”
Kenapa kamu tidak menjawab? Kalau engkau mengasihi AKU, apa yang akan kamu perbuat ?

Menggembalakan domba-domba-MU dengan baik, jawab para imam

Baik. Tapi sudahkah engkau menggembalakan domba- domba-KU dengan baik ? Jawab ! Jawab !

Belum, jawab para imam dengan suara lirih.

AKU memanggilmu untuk bersatu dengan AKU, tapi kamu tidak mendengarkan AKU. Hukummu yang kamu patuhi sehingga kehendak-KU lepas dari kehidupanmu. AKU berkata kepadamu renungkanlah apa yang KU-katakan kepadamu.

Carilah mereka dan bawa mereka kembali kepada-KU, apakah susahmu ? Apakah susahmu mencari anak-anak-KU ?
Siapapun yang bersatu dengan AKU, ia dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Tapi kamu berjalan sesuai dengan kehendakmu sendiri, mau kau bawa kemanakah anak-anak-KU ?

Hai para imam, jangan sesatkan anak-anak-KU. Engkau akan bertanggung-jawab kepada-KU. Engkau akan bertanggung-jawab kepada-KU. Satu jiwa hilang engkau bertanggung-jawab.

Jangan kamu minta di layani. Tidak! Tidak!. AKU mengatakan benar. Sekarang AKU berbicara di surga melalui anak ini, AKU.
AKU adalah AKU. AKU Mahakuasa, AKU Yesus. AKU Yesus.
Apa yang telah kamu sampaikan dan kamu lakukan, lakukan! Jangan takut ! Siapapun yang melakukan di dalam nama-KU AKU menyertainya. Tidak ada satupun yang bisa dan sanggup untuk menghambat kamu.
Kamu takut. Tapi kamu tidak percaya kepada-KU. Kamu takut karena dunia. Hukummu hukum dunia.
Apa yang kamu ciptakan itu adalah kehendakmu sendiri bukan kehendak-KU.

Para imam bersatulah kamu dalam firman-KU, (bdk Yoh 8: 31-32, red.) inilah yang KU-minta kepada kamu. Tapi kamu mengabaikan firman-KU demi kepentingan dirimu, kepentingan dirimu.
Lihat ! Apakah engkau sudah melihat banyak jiwa-jiwa yang merana, yang menangis ? Siapakah yang akan menolong mereka ?
Kamulah yang AKU utus supaya engkau bisa menggembalakan dengan baik.

Hai! Sia-sialah kamu para imam. Kamu pikir para imam tidak menderita ? Menderita. (di api penyucian, red.) Sia-sialah kamu menjadi seorang imam tapi kamu tidak melaksanakan dengan baik apa yang AKU kehendaki.

Jangan kamu urusi dunia. Jangan kamu ikut campur tangan dengan dunia, itu bukan bagianmu. Itu bagian dunia.
Bagianmu adalah ‘gembalakanlah dengan baik anak-anak-KU’. Jangan kau bawa dunia itu kepada-KU, tidak! Jangan kau samakan dunia itu kepada –KU, tidak.
AKU tetap AKU. AKU adalah AKU. (bdk Keluaran 3:14, red.)AKU ingin rumah-KU dijaga dengan baik. Jangan kau bawa dunia itu masuk di dalam rumah-KU. Mengerti!?

Mengerti, jawab imam-imam.

Mengertilah kamu. AKU berkata benar kepada kamu. Engkau lihat, (Tuhan Yesus kembali mengangkat salib di meja altar) engkau lihat, ini untuk apa kamu taruh di sini, tapi kamu tidak melakukan dengan baik apa yang telah KU-lakukan untuk menyelamatkan dunia.
Untuk apa kamu gantungkan peristiwa-KU ? (Sesudah meletakkan kembali salib altar, Tuhan Yesus menunjuk ke salib yang tergantung di dinding belakang di atas Tabernakel) Hanya untuk hiasan? Renungkan apa yang AKU katakan ini kepadamu.

Jangan takut ! Kebenaran adalah AKU. AKU adalah AKU tidak akan berubah sampai AKU datang kembali ke bumi ini , selesailah sudah.

PENEGASAN TENTANG KETETAPAN-KETETAPAN MERAYAKAN EKARISTI, TEMPAT DAN PEMBERIAN TUBUH TUHAN PADA UMAT :

Apa yang telah kamu sampaikan (dalam pewartaan) : “AKU DATANG DI RUMAH-KU SENDIRI”, DISITULAH KAMU DATANG KERUMAH-KU. AKU MENUNGGUMU. TIDAK ADA LAGI ENGKAU MELAKUKAN HAL-HAL APA YANG TIDAK AKU KEHENDAKI. JAGALAH RUMAH-KU DENGAN BAIK. DATANGLAH ! AKU MENUNGGUMU.

Hai para imam, AKU bekerjasama denganmu untuk melayani anak-anak-KU, seharusnya engkau sudah mengerti, tapi kamu salah jalan. Hah! Salah jalan. Kau perlakukan AKU , kau satukan AKU, dengan dunia. Tidak!
AKU TETAP AKU. AKU HANYA MENUNGGUMU DI RUMAH-KU. APA YANG TELAH KU-BERIKAN KEPADA PETRUS ITU JUGA KAMU LAKUKAN DENGAN BAIK, KAMU TERIMA DENGAN BAIK. JANGAN SEKALI-KALI KAMU MERUBAH APA YANG TELAH KU-BERIKAN KEPADA PETRUS, YANG JUGA KU-BERIKAN KEPADA KAMU PARA IMAM.
APA YANG KAU LEPAS, TERLEPASLAH SEMUA. AKU LEPAS. KAMU TIDAK MENDAPATKAN APA-APA. ( MENGENAI PEMBAGIAN TUBUH TUHAN YANG DISERAH-TUGASKAN PADA AWAM. Bdk Matius 14:19; 16:19, red.)

BEKERJALAH KAMU DENGAN SEMPURNA, LAYANILAH ANAK-ANAK-KU DENGAN SEMPURNA KARENA AKU MEMANGGILMU UNTUK BERSATU DENGAN AKU UNTUK MELAYANI ANAK-ANAK-KU. MENGERTILAH KAMU PARA IMAM.
JANGAN LAGI KAMU ROBAH APA YANG TIDAK AKU KEHENDAKI.
JANGAN KAU TAMBAHKAN APA YANG TIDAK KUKEHENDAKI. APA YANG TERTULIS, TERTULISLAH. ITULAH KEBENARAN, ITULAH PERKATAAN-KU YANG HARUS KAMU TURUTI, DAN HARUS KAMU LAKUKAN DALAM HIDUPMU PARA IMAM.

Aku berkata kepadamu : banyak anak-anak-KU tersesat, banyak anak-anak-KU jatuh dalam dosa karena kamu para imam.
Satu jiwa AKU mencarinya. AKU tidak ingin anak-anak-KU di kuasai oleh dunia. Tidak dan tidak.
Jangan kamu campur-campurkan dengan semua apa yang terjadi di sekitarmu, tidak.
AKU tetap AKU. Di luar itu AKU tidak mengenal mereka, yang KU-kenal adalah anak-anak-KU. Walaupun mereka adalah ciptaan-KU, tapi mereka tidak percaya kepada-KU.
Ingat apa yang KU-katakan : AKU-lah yang bertahta di surga. Tidak ada Allah yang lain hanya AKU.

Hei kamu , jangan kamu menjadi orang yang bodoh. Jadilah anak yang pinter dan mengerti dan bijaksana mengartikan semua kebenaran itu tentang AKU.

Sekali lagi. Jangan takut ! Apa yang sudah kamu sampaikan, lakukan! AKU menyertaimu. AKU YANG BERTINDAK, KARENA APA YANG KAMU LAKUKAN ITU, ADALAH AKU SENDIRI.
PERJAMUAN! PERJAMUAN ITU ADALAH DIRI-KU SENDIRI.
ADAKAN PERJAMUAN ITU DI RUMAH-KU, AKU HADIR.

AKU-LAH ROTI HIDUP YANG TURUN DARI SURGA, KEMANA ? KE RUMAH-KU. BERSAMA KAMU PARA IMAM.

MENGERTILAH KAMU DAN KAMU MEMBAGIKAN AKU UNTUK ANAK-ANAK-KU SUPAYA ANAK-ANAK-KU BERSATU DENGAN AKU DAN AKU BERSATU DENGAN MEREKA KARENA KAMU, PARA IMAM.
Kamu lihat, AKU berbicara benar dan AKU tinggi. AKU berikan penekanan (suara dengan nada tinggi, red.) kepada kamu. Hanya sedikit yang mengerti, di seluruh bumi. Hanya sedikit yang mengerti, di seluruh bumi.

Maka AKU akan memurnikan dunia ini. Cukuplah sudah. Cukup.

Banyak KU-beri tanda, tanda itu tidak menjadikan mereka mengerti.
Ini AKU melalui anak ini. Siapakah anak ini, apakah dia bisa berbicara tentang surga, tentang kebenaran ? Tidak.

Anak ini hanya sebagai sarana kehadiran-KU di negaramu ini. AKU Yesus. AKU Yesus yang pernah menginjakkan kaki di bumi ini dan berbicara kepada manusia, tapi itulah kehendak-KU, supaya mereka mengenal Allah.
Kalau AKU tidak datang, manusia di bumi ini tidak mengenal Allah. Tapi saat ini juga, banyak yang tidak mengenal Allah. Allah itu adalah AKU sendiri. Mereka menciptakan apa - ilah yang datang dari dunia, menyembah dunia.

Baik. AKU sudah datang di antara kamu. Inilah kuasa-KU berbicara di antara kamu. AKU mengasihi kamu. AKU tidak pernah meninggalkan kamu sendiri bersama dunia. Masuklah kamu. Masuklah kamu dalam kebenaran bersatu melalui firman-KU yang ada bersamamu supaya kau sampai kepada tujuanmu adalah AKU.

Inilah AKU! AKU mengatakan benar. Kebenaran itu adalah AKU. Biarlah anak ini menjadi saksi saat-saat terakhir ini.
Biarlah mereka tidak percaya atas kehadiran-KU, biar! Tidak apa-apa. Pada waktunya mereka akan menyesal.

Sekali lagi, AKU datang, masuk di dalam rumah-KU. AKU punya rumah. Itulah yang KU-berikan kepada Petrus supaya anak-anak-KU bisa berkumpul bersama, maka AKU hadir. Hadir bersama siapa? Bersama para imam. Walaupun para imam tidak baik dalam hidupnya, AKU tetap melayani anak-anak-KU. AKU membagikan hidup-KU untuk anak-anak-KU.
Bicaralah kamu, hai para imam. Kenapa kamu takut ?
Aku sudah hadir. Pergilah, dan carilah anak-anak-KU dan bawa mereka kembali kepada-KU. Jangan takut ! AKU menyertaimu. Dimana kamu bekerja dalam kebenaran, AKU bersamamu. Kamu percaya?

Percaya, jawab para imam dan umat

Percaya. Baik. Kalau kamu percaya, berubahlah saat-saat terakhir ini. Renungkan kehadiran-KU. Ini AKU.

Sekali lagi. AKU Yesus. AKU berbicara di surga melalui anak ini supaya kamu tahu AKU ada dan hidup dan dekat dan menyertai kamu sekalian di dalam kehidupanmu.

Baik. Kalau kamu sadar, kalau kamu sadar, lakukan! Jangan takut! Mengapa kamu harus sembunyi? Kebenaran tidak perlu di sembunyikan. Dinyatakan!
Bagaimanakah engkau menyembunyikan kebenaran ? Kebenaran itu adalah AKU!
(Kamu sembunyikan) karena kamu takut kepada dunia.

Mari, mari para imam, kembalilah kepada-KU. Mari !
AKU meminta kepadamu : gembalakanlah anak-anak-KU dengan baik. AKU menyertai kamu para imam. Jangan takut! Jangan takut! tidak ada satupun yang akan melukai tubuhmu, tidak. AKU ada. AKU ada. Kenapa kamu takut kepada dunia ? Mengapa kamu takut dengan peraturan yang di ciptakan manusia, tapi kamu abaikan apa yang AKU kehendaki dalam kehidupanmu?

Baik. AKU menunggumu di surga. AKU melihatmu di surga apakah engkau berani masuk dalam kebenaran, apakah engkau mau bekerjasama dengan-KU untuk mencari jiwa-jiwa anak-anak-KU yang menderita?
AKU menunggumu. AKU tahu hatimu, ………….. penuh ketakutan. Hidup ini tidak perlu takut asal kamu hidup baik, kenapa harus kamu takut? Aku berkata benar.

Baik. Sampai bertemu kembali. Dan AKU menunggumu di surga. Khususnya para imam pergilah, carilah dan bawalah mereka kembali kepada-KU, itu tugasmu. Berbahagialah engkau membuka hati dan mengerti dan melaksanakan dengan baik. Kebahagiaan ada bersamamu.

Tuhan Yesus secara khusus menyapa umat yang hadir :
Dan kamu anak-anak-KU, jadilah kamu anak yang baik. Saling mengasihi antara satu dengan yang lain. Hartamu ada dalam saudara-saudaramu, itu yang akan kau persembahkan kepada-KU. Jagalah dirimu baik-baik dan dekatkan dirimu kepada-KU.
AKU-lah Allahmu yang berbicara dari surga menyapa kamu semua yang ada di sini supaya engkau mengerti.

Baik. AKU memberkatimu (membuat gerakan tangan dan menyampaikan berkat dalam bahasa roh……………………….)
Sampai bertemu kembali.

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab para imam dan umat.

========================

Pesan berada di dalam ketegori: Pesan Pesan Bagi Indonesia, Pesan Pesan Lengkap, Isi hati Tuhan Yesus, Pesan-pesan Ibu Maria |
 
© Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia | Entries (RSS) | Sitemap | develop by evolutionteams.com