Doa di Gereja Stasi ST Ignatius Sibo, Paroki Sei Pinyuh, Kalimantan Barat
Pesan disampaikan di Kalimantan Barat pada tanggal 30 March 2012PESAN IBU MARIA
Anak-anakKu yang Aku kasihi selamat sore untuk kamu semuanya.
Selamat sore Ibu, jawab umat.
Terima kasih. Ini Aku Ibumu datang. Melalui Agnes Aku menyapamu. Aku senang kamu berkumpul seperti ini. Engkau mendengarkan kebenaran. Apa yang di sampaikan Agnes adalah benar untuk kamu.
Anak-anakKu, renungkan dengan baik, lakukan dengan baik dan kembalilah kamu seutuhnya kepada Allahmu di surga yang menunggu kamu dengan setia.
Anak-anakKu semua yang ada di sini, mengertilah kamu. Aku menghendaki supaya kamu hidup baik, hidup bahagia bersatu dengan Allah dan tidak lagi kamu mendua-hati bersama dunia. Nanti kamu tidak mendapatkan apa-apa. Nanti kamu akan sedih dan menderita dan ketakutan apabila kuasa Tuhan turun atas ke bumi ini.
Anak-anakKu itu tidak lama lagi kamu akan mengalami bersama-sama. Persiapkan dirimu dengan baik, itu harapanKu. Berdoa, melayani, mengasihi, mencintai antara satu dengan yang lain.
Anak-anakKu, engkau telah mendengarkan apa yang telah di sampaikan oleh Agnes. Renungkan baik-baik untuk hari esok kamu boleh bahagia bersatu dengan Allahmu di surga.
Sekali lagi JANGAN LAGI KAMU MENDUA-HATI. Itu tidak baik. Itu tidak baik. Dunia ingin menjauhkan kamu dengan Allahmu di surga. Tapi Aku Ibumu berjuang supaya kamu selamat, bahagia di bumi dan bahagia kembali kepada Allahmu di surga.
Kamu anak Allah. Janganlah lagi kamu diperbudak oleh dunia, oleh dosa. Tapi bersukacitalah anakKu karena kamu punya Allah. Allahmu sanggup melakukan apa saja di dalam hidupmu. Mari bersama Aku Ibumu, kembalilah anakKu. Tidak lagi kamu memuja roh-roh yang tidak baik, yang datang dari dunia ini.
Pujilah Allah dalam hidupmu anakKu maka sempurnalah hidupmu, itulah harapanKu.
Akulah Ibumu. Aku ingin kamu semua bahagia. Aku ingin supaya kamu selamat dari dunia ini. Itulah keinginan seorang Ibu kepada anak-anakNya. Kamu adalah anak-anakKu yang diberikan Allah kepadaKu, kekal dan abadi.
Anak-anakKu semua yang ada disini. Marilah sehati-sejiwa, berkelompok-kelompoklah kamu hidup dalam doa. Serukan doa yang telah Aku berikan kepadamu. Pakailah dalam doamu, satukan dengan doa yang sudah ada di dalam kehidupanmu.
Anak-anakKu, Agnes telah bersaksi. Kamu pikir Agnes tidak menderita dengan nubuat ini ?
Dia sangat menderita, lebih menderita dari kamu. Dengarkanlah dia baik-baik.
Dia mau menjadi sarana untuk menyampaikan tanda kasih Tuhan untuk kamu semua yang ada di sini. Dia sangat menderita.
Engkau tahu. Dia menjadi tanda bagi kamu semuanya tentang surga, tentang Allah, tentang kebenaran, tentang kebaikan, tentang keselamatan. Dialah menjadi tanda diberikan Allah kepadamu.
Sekarang juga anaknya sudah bahagia di surga bersama kami, untuk menjadi tanda siapapun bisa masuk surga, kamu juga bisa. Yang penting kamu harus kembali kepada Allah seutuhnya. Jangan bermain-main dengan dunia. Nanti kamu celaka bersama dunia.
Thomas menjadi saksi. Sekarang dia mengalami surga. Dia sampaikan kepada ibunya supaya ibunya menyampaikan kepada kamu tentang surga.
Sekarang Thomas bahagia, untuk menjadi tanda. Walaupun itu sakit bagi Agnes, anaknya di panggil pulang oleh Allah untuk menjadi tanda saat-saat terakhir ini, semua manusia bisa masuk surga.
Percayalah kamu. Dengarkanlah apa yang di sampaikan Agnes. Berubahlah kamu. Kembalilah kamu kepada Allah. Damailah kamu dalam keluargamu. Kamu sebagai suami lindungi isteri dan anak-anakmu. Kamu bertanggungjawab terhadap anak-anakmu.
Apapun yang dibuat anak-anakmu kamu ikut menanggung atas dosa yang di buat anak-anakmu. Maka jaga anak-anakmu dengan baik. Hiduplah kamu dalam doa dalam keluarga kamu masing-masing. Saling melayani, saling mengasihi, saling mencintai. Nanti kamu bisa melayani saudara-saudaramu yang lain, yang membutuhkannya.
Aku ingin di sini kamu berkelompok-kelompok hidup dalam doa, saling melayani antara satu dengan yang lain, membagi berkat antara satu dengan yang lain yang membutuhkan pertolonganmu. Itulah hartamu untuk kembali ke surga. Tanpa itu kamu tidak sampai ke surga.
Hai anak-anakKu, Aku Ibumu . Aku ingin kamu semua masuk surga karena Aku bahagia di surga, anakKu juga harus bahagia di surga. Kamu mengerti semuanya ?
Mengerti, jawab umat.
Terima kasih. Kalau kamu mengerti, berjuanglah kamu anakKu. Jadikan dirimu untuk menjadi tanda kasih Allah membawa damai di manapun kamu berada. Itu harapanKu supaya nanti, pemurnian nanti, kamu semua selamat, kamu semua bahagia. BERTOBATLAH , KEMBALILAH. JANGAN LAGI KAMU MENDUA-HATI MEMUJA ROH-ROH YANG DATANG DARI DUNIA. ATAU ROH-ROH NENEK MOYANGMU, KELUARGAMU, TIDAK !
MEREKA TIDAK BISA BERBUAT APA-APA. SEHARUSNYA KAMU BERDOA BAGI JIWA-JIWA YANG MENANGIS, YANG MENDERITA. BERDOA BAGI KELUARGAMU, ORANGTUAMU, SAUDARA-SAUDARAMU. KALAU KAMU TIDAK BERTOBAT, KAMU TIDAK BISA MENDOAKAN MEREKA. KALAU KAMU BERTOBAT DAN KEMBALI MENJADI ANAK YANG BAIK KAMU BISA MENDOAKAN MEREKA DAN ALLAH BERKENAN MEREKA DI KEMBALIKAN DALAM KEBAHAGIAAN. Apa kamu mengerti ?
Mengerti Ibu, jawab umat.
Baik. Baik. Jadi doa anak yang baik, yang setia, Tuhan dengarkan. Tapi kamu masih mendua-hati doamu tidak akan di dengarkan oleh Allahmu di surga. Maka kamu menderita bersama dunia, dunia yang menyesatkan ini. Kamu paham ?
Paham, jawab umat.
Terima kasih. Bagi kamu anak-anak, hormati orangtuamu ya. Sayangi orangtuamu, doakan orangtuamu, ya. Doa anak yang baik Tuhan dengarkan. Jangan lagi kasar terhadap kedua orangtuamu, ya ? Kamu mau ?
Mau, jawab anak-anak.
Mau, baik. Aku akan berdoa di surga. Untuk mendoakan kamu supaya kamu melakukan yang baik dalam hidupmu. Aku ingin kamu damai. Kamu damai, tidak ada pertengkaran, tidak ada yang sakit hati. Saling mengampuni antara satu dengan yang lain khususnya dalam keluarga kamu masing-masing. Bicara yang baik, ya. Karena mulutmu untuk berdoa. Jaga mulutmu baik-baik, bicara yang baik, ya. Supaya kamu bisa berdoa dengan baik datang kepada Allahmu di surga. Kamu mengerti ?
Mengerti Ibu, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semuanya. Aku sayang kamu. Aku Ibumu. Akulah Ibumu Maria di surga. Ini adalah isi hatiKu diantar oleh Allah melalui Agnes. Agnes tidak tahu apa-apa. Sekarang Agnes sedang berdoa, rohnya sedang berdoa, ya.
Agnes adalah……, tugas ini cukup berat bagi dia. Dia menjadi tanda tentang Allah, tentang kebenaran. Tentang Allah disampaikan kepada anak-anakKu di negaramu ini, juga di tempatmu ini, ya.
SalamKu untuk imammu ya. Bahwa Aku Ibumu sudah datang di tempat ini dan menyapa kamu. Engkau mau menyampaikannya ?
Mau, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Dan kamu, yang bersama Agnes. Aku mengucapkan terima kasih atas pelayananmu. Aku mengerti kamu lelah dalam perjalanan yang begitu jauh untuk mencari anak-anakKu dan membawa anak-anakKU kembali kepada Allah. Terima kasihKu untuk kamu semua yang melayani bersama Agnes.
Terima kasih Ibu Maria, jawab yang bersama Agnes.
Terima kasih. Teruskan pelayananmu ini. Jangan takut dan kuatir.Tidak ada satupun yang menghalangi kamu, menghambat kamu, menyusahkan kamu, tidak ada. Karena Allahmu di surga dan Aku ibumu menyertai kamu dalam perjalananmu di mana kamu melayani, mengunjungi anak-anakKu dan membawa anak-anakKU kembali. Di situ, disitu kebenaran ada bersamamu. Maka engkau tidak lelah sampai saat ini. Kamu mengerti ?
Mengerti Ibu Maria, jawab yang bersama Agnes.
Terima kasih untuk kamu yang bersama Agnes, terima kasih sekali. Teruskan anakKu, cari mereka, wartakan kebenaran ini ya. Karena banyak anak-anakKu yang tersesat, yang jatuh dalam dosa, terpuruk-puruk. Dimanakah para imam!?
Mereka jauh dari anak-anakKu. Tapi Aku datang. Aku datang untuk bertemu dengan anak-anakKu seperti kamu yang ada di sini.
Terimakasih semuanya. Aku tidak menyebutkan namamu satu persatu yang melayani bersama Agnes. Kuatkan hatimu, bersabarlah dalam segala hal, berdoalah untuk dirimu dan untuk orang lain dan bagikan berkatmu bagi mereka yang membutuhkan. Itulah yang Aku harapkan bagi kamu supaya kebenaran ini nyata. Allah itu nyata di terima oleh anak-anakKu, dimana kamu melayani mereka dengan baik.
Dan kamu juga yang ada di sini. Renungkan semua apa yang telah kamu terima, apa yang sudah di jelaskan oleh Agnes. Renungkan dan lakukan. Hiduplah kamu dengan damai. Tidak ada lagi pertengkaran karena kamu adalah saudara, kamu semua adalah anak-anakKu. Tidak ada satupun yang hilang dari kehidupanKu.
Dan Aku minta supaya kamu berkelompok-kelompok di sini. Hidup dalam doa, hidup melayani, mengasihi dan mencintai. Aku berdoa di surga dan Aku menyertai kamu. Dimana kamu berkumpul dan berdoa disitu Aku akan bersamamu. Kamu mengerti ?
Mengerti Ibu, jawab umat.
Dan kamu mau ?
Mau Ibu, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semuanya. Dan sampai disini saja pertemuan ini. Agnes bersama teman-temannya, anak-anakKu, akan kembali. Mereka akan berjalan masih jauh tapi mereka bersatu dalam doaKu. Semua mereka sampai ke tujuan dengan selamat. Tuhan berkati dalam perjalanan kamu yang bersama Agnes.
Terima kasih Ibu, jawab yang bersama Agnes.
Dan salamKu untuk Agnes. Tidak boleh lagi Agnes menangis untuk anaknya Thomas Aquinas. Itu di ambil untuk menjadi tanda, menjadi saksi. Thomas di lahirkan untuk menyelamatkan, menjadi tanda untuk melayani. Karena ibunya di ambil dari dunia ini maka Thomas harus dilahirkan lebih dahulu untuk menyelamatkan ibunya, adik-adiknya semua menjadi satu untuk diselamatkan.
Sekarang Thomas sudah kembali dalam kebahagiaan di surga, juga menjadi tanda, menjadi saksi, tentang surga tentang Allah. Supaya di sampaikan kepada kamu, semua bisa masuk surga asalkan semua setia, hidup baik dan bertobat, masuk dalam kebenaran saling mengasihi dan mencintai, saling melayani. Maka surgamu ada di tangan Tuhan, akan di berikan Tuhan tempat yang bahagia. Rumah disediakan bagi kamu semuanya, adalah surga. Nikmati itu anakKu. Jangan lagi kamu tersesat bersama dunia. Dan jangan lagi kamu mendua-hati. Tinggalkan itu semuanya kembali kepada Allahmu di surga. Karena Allahmu menunggu kamu dengan setia, dengan cintanya. Itulah Allahmu yang nyata, yang benar. Tidak ada lagi Allah yang lain. Hanya satu Allah menciptakan manusia di seluruh bumi ini. Dan kamu di ciptakan dan karena kamu percaya, kamu menjadi anak-NYA yang dikasihi dengan sempurna. Kamu mengerti ?
Mengerti Ibu, jawab umat.
Terimakasih untuk kamu semua. Selamat berjuang. Selamat menikmati kebahagiaan dan kebenaran. Tinggalkan!, kamu semua yang mendua-hati. Sembahlah Allahmu dengan sempurna. Janganlah engkau tambahkan dengan hal-hal yang datang dari dunia ini. kamu mau ?
Mau Ibu, jawab umat.
Yang menjawab yang tua-tua, kamu mau ?
Mau Ibu, jawab umat.
Kamu takut ?!
Tidak Ibu, jawab umat.
Kamu takut ?!
Tidak , jawab umat.
Baik. Aku melihat dari surga. Kalau kamu masih mendua-hati, Aku tidak bisa menolong kamu lagi.
Karena kebenaran sudah disampaikan, tetapi kamu tetap berjalan dalam kesesatan, AKU ibumu tidak bisa lagi menolongmu. Itu kembali kepada kamu. Kamu mau menerima dunia atau menerima surga. Itu saja. Aku kembalikan kepada dirimu masing-masing .
Dan Aku berdoa untuk kamu supaya kamu kuat menghadapi dunia ini. Kamu mengerti?
Mengerti Ibu, jawab umat.
Baik. Terima kasih untuk semua.
Dan terima kasih kamu yang bersama Agnes. Terima kasih. Selamat jalan. Tuhan berkati, Tuhan lindungi. Pasti kamu bahagia kembali dengan sehat, senang bertemu dengan keluarga kamu masing-masing.
Terima kasih Ibu, jawab yang bersama Agnes.
Terima kasih.
Baik. Mari kita bersatu dalam doa. Mari, Aku akan bersatu dalam doa bersama kamu. Doa inilah doaKu yang Kuberikan kepada kamu. Masuklah kamu dalam kepasrahan. Hiduplah dalam doa, hiduplah dalam Allah. Marilah kita berdoa :
PADA SAAT INI JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADA-MU
KARENA ENGKAU YANG MEMPUNYAI BUMI INI
DAN AKU CIPTAAN-MU (3X) AMIN
Terima kasih untuk semua anak-anakKu. Selamat berjuang, selamat menikmati tanda kasih Tuhan dalam hidupmu. DoaKu menyertai kamu sekalian di surga supaya kamu semua menjadi anakKu yang baik, membawa damai, membawa kebahagiaan di manapun kamu berada. Sampai bertemu kembali. Selamat sore untuk kamu semuanya.
Selamat sore Ibu, jawab umat.
=======================